Well come....

Awenkanwani.blogspot.com

Kamis, 22 Maret 2012

LAPORAN PENELITIAN REAKSI KIMIA CAMPURAN TEPUNG,IODIUM DAN VITAMI C


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................ i
DAFTAR ISI................................................................................................ ii
1.  LANDASAN TEORI REAKSI KIMIA ................................. 1
1.1 PERSAMAAN REAKSI  .................................................. 1
1.2 MACAM – MACAM REAKSI......................................... 3
1. REAKSI PENGGABUNGAN....................................... 3
2. REAKSI PENGURAIAN.............................................. 4
3. REAKSI PENGGANTIAN........................................... 4
2. TUJUAN PENELITIAN ........................................................... 5
3. ALAT DAN BAHAN ................................................................. 5
4. CARA KERJA ........................................................................... 5
5. PEMBAHASAN ......................................................................... 6
6. KESIMPULAN........................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA.................................................................
 
KATA PENGANTAR

Bismillahi Wabihamdihi,
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Puji syukur kami ucapkan sebagai tanda syukur kepada Allah SWT, karena bagaimanapun itu adalah nikmat paling besar yang diberikan kepada kami berupa sebuah hasil karya yakni terselesainya laporan kami tentangREAKSI-REAKSI KIMIA”. Di samping itu, kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua kalangan yang rela mengulurkan tangannya untuk membantu kami dalam menyusun laporan ini, dari pengumpulan referensi sampai pengetikan dan penjilidan.
Sebagai manusia yang tidak luput dari kesalahan, walaupun kami menyangka laporan ini adalah sempurna, tapi mungkin ada hal-hal yang keliru dalam laporan ini, kami harapkan kritikan dan sarannya yang bersifat konstruktif dari pembaca.
Demikian laporan ini kami sampaikan dengan harapan dapat bermanfaat.
Wassalamu’alaikum wr.wb.

Anjani, 07 Maret 2012
Penyusun



“ REAKSI – REAKSI KIMIA “
1.      LANDASAN TEORI  REAKSI KIMIA
1.1 Persamaan Reaksi
Persamaan reaksi menggambarkan reaksi kimia yang terdiri atas rumus kimia pereaksi dan hasil reaksi disertai koefisien masing-masing. Pada reaksi kimia, satu zat atau lebih dapat diubah menjadi zat jenis baru. Zat–zat yang bereaksi disebut pereaksi (reaktan), sedangkan zat baru yang dihasilkan disebut hasil reaksi (produk). John Dalton mengemukakan bahwa, jenis dan jumlah atom yang terlibat dalam reaksi tidak berubah, tetapi ikatan kimia di antara kedua zat berubah. Perubahan yang terjadi dapat dijelaskan dengan menggunakan rumus kimia zat yang terlibat dalam reaksi dinamakan persamaan reaksi. Misal, reaksi antara gas hidrogen dengan gas oksigen membentuk air dapat dijelaskan sebagai berikut:
Bilangan yang mendahului rumus kimia zat dalam persamaan reaksi tersebut dinamakan koefisien reaksi.
Pada contoh di atas dapat dijelaskan bahwa koefisien hidrogen adalah 2, koefisien oksigen adalah 1, dan koefisien air adalah 2. Penulisan persamaan reaksi dapat dilakukan dalam dua langkah sebagai berikut:
a. Menuliskan rumus kimia zat pereaksi dan produk, lengkap dengan keterangan tentang wujudnya.
b. Penyetaraan, yaitu memberikan koefisien yang sesuai dengan jumlah atom setiap unsur sama pada kedua rumus.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam persamaan reaksi, yaitu:
1.      Koefisien
Angka yang berada di sebelah kiri rumus pereaksi dan hasil reaksi disebut koefisien. Tiap koefisien dalam persamaan tersebut mewakili jumlah unit tiap-tiap zat dalam reaksi.
2.      Langkah-langkah Menyetarakan Reaksi Kimia Penyetaraan persaman reaksi dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
a.       Tetapkan koefisien salah satu zat, biasanya yang memiliki rumus paling kompleks sama dengan satu, sedangkan zat lain diberikan koefisien sementara berupa huruf.
b.      Terlebih dahulu setarakan unsur yang terkait langsung dengan zat yang diberi koefisien satu.
c.       Setarakan unsur yang lain.
1.2  Macam Reaksi Kimia
Untuk memudahkan dalam melakukan kegiatan reaksi kimia, maka dikelompokkan reaksi kimia tersebut berdasarkan kesamaan yang dimiliki. Salah satu sistem klasifikasi di dasarkan pada cara atom tersusun kembali dalam reaksi kimia, antara lain:
1. Reaksi Penggabungan
Dalam reaksi penggabungan dua atau lebih zat tergabung membentuk zat lain. Rumus umum reaksi penggabungan sebagai berikut :
Contoh
Reaksi antara hidrogen dengan oksigen membentuk air merupakan reaksi penggabungan.
2. Reaksi Penguraian
Reaksi penguraian merupakan reaksi kebalikan daripada reaksi penggabungan. Dalam reaksi ini satu zat terpecah atau terurai menjadi dua atau lebih zat yang lebih sederhana. Sebagian besar reaksi ini membutuhkan energi berupa kalor, cahaya, dan listrik. Rumus umum reaksi penguraian sebagai berikut :
Contoh
Reaksi penguraian air oleh listrik menghasilkan hidrogen dan oksigen. listrik
2H2O( ) → 2H2(g) + O2(g)
3. Reaksi Penggantian
Reaksi penggantian tunggal terjadi, bila satu unsur menggantikan unsur lain dalam satu senyawa. Untuk menyelesaikan persamaan reaksi penggantian terdapat dua persamaan, yaitu :
a. Pada persoalan, A menggantikan B sebagai berikut:
b. Pada persoalan, D menggantikan C sebagai berikut:
Contoh
Sebuah kawat tembaga dimasukkan ke dalam larutan perak nitrat. Tembaga lebih aktif daripada perak, maka tembaga menggantikan perak membentuk larutan tembaga (II) nitrat berwarna biru. Reaksi antara tembaga dengan perak nitrat, sebagai berikut :
Cu(s) + 2AgNO3(aq) → 2Ag(s) + Cu(NO3)2(aq).

2.      TUJUAN PENELITIAN
            Untuk mengetahui reaksi kimia antara Iodium dengan Tepung dan Vitamin C.
3.      ALAT DAN BAHAN
1)  Gelas kimia
2)  Tepung
3)  Iodium
4)  Air
5)  Vitamin C.
4.      CARA KERJA :
1.      Mengisi ½  gelas dengan air.
2.      Menambahkan tepung kira-kira seperempat sendok makan. Kemudian diaduk!
3.      Meneteskan campuran air dan tepung dengan 4 ( empat ) iodium (obat luka), setelah itu mengamati apa yang terjadi.
4.      Menambahkan 1 ( satu ) tablet vitamin C yang sudah ditumbuk, kemudian diaduk.

5.      PEMBAHASAN
      Reaksi antara larutan tepung berwarna jernih dengan iodium yang berwarna kecoklatan dapat diamati, yaitu menghasilkan warna biru. Jika ditambahkan vitamin C dalam larutan tersebut, maka iodium akan bereaksi dengan vitamin C membentuk zat kimia lain yang tidak berwarna.
      Di dalam percobaan reaksi kimia antara iodium, dengan tepung dan Vitamin C yang telah dilakukan banyak sekali yangg perlu dibahas diantaranya : Air yang dimasukkan kedalam suatu benda contohnya gelas ½ air putih dimasukkan kedalam gelas kemudian air itu dicampur dengan kira-kira seperempat sendok makan maka air itu mengalami perubahan warna yaitu menjadi putih keabu-abuan, setelah itu dicampur lagi dengan tetesan iodium, kurang lebih 4 ( empat ) tetes, air itu berubah lagi warnanya lagi menjadi ungu kemerahan, yang terakhir air yang sudah dicampur dengan berbagai campuran yang seperti dijelaskan diatas ditambahkan lagi dengan satu tablet vitamin C yang sudah ditumbuk sehingga berubah lagi warnanya menjadi bening ( tidak memiliki warna  )
      Begitu selesai dicampur dengan tiga macam campuran yaitu tepung, iodium, dan satu tablet vitamin C, campuran itu didiamkan beberapa menit sehingga dia mengalami pengendapan.
6.      KESIMPULAN
a)      Air                     Tepung =  Berubah Warna Menjadi Putih Keabu - abuan.
b)      Air                     Tepung       Iodium = Berubah Warna Menjadi ungu kemerah – merahan.
c)       Air        Tepung       Iodium         Vitamin C = Berubah Warna Menjadi Bening.


DAFTAR PUSTAKA
1.      Sugiarto, Teguh. 2007. Ilmu Pengetahuan Alam kelas VII SMP/ MTs.
2.      Downloads/IPA-SMP-07-Teguh-Sugiarto-8-Reaksi-Kimia.htm




Tidak ada komentar: